(0254) 8480010   |    dpmptsp@bantenprov.go.id

DPMPTSP Banten Evaluasi OSS dalam KLIK

DPMPTSP Banten Evaluasi OSS dalam KLIK

Sejak diresmikan pada 9 Juli 2018 lalu, implementasi Sistem Online Single Submission (OSS) masih kerap menemukan berbagai kendala, misalnya dari banyaknya pelaku usaha yang datang mengajukan izin, tidak semuanya hingga selesai mendapatkan izin berusaha dan komersil. Beberapa yang mendaftar hanya mendapat Nomor Induk Berusaha (NIB).

Selain itu, Pemerintah Pusat telah meluncurkan Program Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK). Pelaku usaha yang telah memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) dapat melakukan konstruksi sambil secara paralel mengurus izin lainnya seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Lingkungan (UKL/UPL, Amdal), dan perizinan pelaksanaan daerah lainnya sepanjang telah memenuhi Tata Tertib Investasi Kawasan Industri (Estate Regulation), serta tidak ada syarat minimal investasi.

Kendala-kendala teknis terkait penerapan OSS juga akan dievaluasi pada kawasan yang mendapat Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK) di Provinsi Banten. “Kita undang langsung perwakilan dari masing-masing kawasan. Kita akan sharing apa saja masalah yang dihadapi di KLIK terkait penerapan OSS,” kata Kepala Dinas DPMPTSP Banten Wahyu Wardhana saat membuka Forum Evaluasi Penerapan OSS dalam KLIK, (09/10), di aula DPMPTSP Banten.

Wahyu menjelaskan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kabupaten/kota di Banten terkait impelemntasi OSS beserta kendalanya. Wahyu menyinggung kemudahan perijinan investasi yang harusnya makin efisien. “Sesuai dengan amanat presiden, perijinan jangan menghambat investasi,” katanya.

Menurut Wahyu, investasi tidak hanya berasal dari sektor swasta, tapi juga pemerintah, seperti proyek startegis nasional. Pembangunan infrastrktur yang dilakukan pemerintah berdampak langsung pada pembangunan ekonomi masyarakat. Seperti diketahui, OSS pelaksanaannya diatur dalam PP Nomor 24 Tahun 2018, merupakan upaya pemerintah dalam menyederhanakan perizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat dan murah, serta memberi kepastian.[Adv][][A

 

Share :