(0254) 8480010 | HELP DESK OSS BANTEN (081384827079)   |    dpmptsp@bantenprov.go.id

Mau Coba Investasi Saham? Simak Tips Ini Agar Sukses

Mau Coba Investasi Saham? Simak Tips Ini Agar Sukses

 Pasar saham adalah salah satu tempat berinvestasi yang legal dan berpotensi menghasilkan cuan tinggi. Warren Edward Buffett adalah salah satu contoh orang yang suskses di saham paling populer di dunia dan banyak dijadikan panutan.

Buffett pernah jadi orang terkaya ketiga di dunia pada 2015 versi majalah Forbes. Pada 2012, ia didapuk oleh majalah Time sebagai salah satu orang paling berpengaruh di dunia. Tahun ini kekayaannya diperkirakan mencapai US$81,7 miliar.

Bagi kamu pemula yang juga ingin sukses seperti Buffett, ada beberapa tips trading saham untuk pemula. Simak tipsnya yang dikutip dari beberapa sumber.

1. Ketahui Profil Risiko

Sebelum kamu memutuskan untuk investasi saham, ketahui terlebih dahulu profil risikomu. Apa maksudnya? Ya, kamu termasuk orang yang nekat dalam investasi atau hati-hati.

Pasalnya, jumlah saham di bursa efek itu ada banyak. Nah, biar tepat dalam memilih, kamu harus tahu dulu karaktermu seperti apa.

Kalau kamu termasuk orang yang nekat, kamu bisa memilih berinvestasi di saham-saham yang memiliki kapitalisasi pasar menengah atau kecil.

Sebaliknya, kalau kamu tipe yang hati-hati, kamu bisa memilih investasi saham BUMN dan saham-saham blue chip. Kenapa? Karena saham-saham ini pergerakannya lebih stabil dan likuid, sehingga risikonya pun lebih kecil.

2. Tentukan Tujuan Investasi

Setelah kamu mengetahui profil risikomu, kemudian pikirkan juga apa tujuanmu berinvestasi saham. Apakah untuk jangka panjang, menengah, atau pendek.

Sebaiknya investasi saham dilakukan setidaknya untuk jangka menengah. Soalnya kalau jangka pendek, kamu bakal rugi bandar lantaran mesti bayar fee broker juga.

Jangka pendek yang dimaksud di sini adalah trading harian ya. Lagipula, kamu tidak mungkin terus-menerus memantau pergerakan saham setiap saat.

3. Amati Situasi Ekonomi dan Politik

Jika kamu tak suka berita, sekarang saatnya untuk rajin mengikuti berita bisnis, ekonomi, bahkan politik. Investasi saham paling baik dilakukan saat situasi ekonomi sedang stabil atau mengalami peningkatan.

Kamu harus pandai-pandai membaca situasi ekonomi negara untuk membuat penilaian (minimal penilaian kasar) terhadap pertumbuhan ekonomi.

4. Mulai dengan Jumlah Kecil

Investasi saham memiliki risiko besar, sehingga pemula sebaiknya mulai dari jumlah kecil dulu, misalnya sekitar R[10 juga hingga Rp30 juta. Ingat bahwa kamu bisa kehilangan uang dalam investasi saham, karena risikonya yang cukup tinggi.

Mulailah dengan jumlah kecil saat kamu perlahan menjelajahi lingkungan investasi saham, sehingga walaupun ada kerugian, tak akan terlalu besar.

5. Lakukan Analisis dan Review Portofolio secara Berkala

Bisa setiap tiga bulan sekali, enam bulan sekali, atau setahun sekali. Jika ada saham yang kurang bagus kinerjanya, misalnya produknya gagal di pasaran, merugi, dan sebagainya bisa diganti dengan saham lain yang lebih baik.

Dengan melakukan langkah-langkah di atas, kemungkinan kamu meraih keuntungan di pasar saham akan lebih besar. Selamat berinvestasi di pasar saham. []

 

Share :