(0254) 8480010 | HELP DESK OSS BANTEN (081384827079)   |    dpmptsp@bantenprov.go.id

5 Kesalahan Investasi Wajib Anda Hindari

5 Kesalahan Investasi Wajib Anda Hindari

Pilihan orang-orang untuk berinvestasi umumnya dikarenakan modal yang dibutuhkan tersedia dan ingin meningkatkan nilai uang tersebut. Berinvestasi juga menjadi salah satu cara untuk mengakumulasikan kekayaan. Namun, apabila Anda masih baru dalam hal investasi, Anda perlu berhati-hati karena berinvestasi bukanlah sesuatu tanpa risiko. Satu keputusan menyimpang saja bisa mengakibatkan uang yang diinvestasikan lenyap merugi.

Menyamakan investasi dengan judi

Kesalahan investasi pertama yang paling sering dilakukan oleh investor pemula adalah terlalu banyak berspekulasi. Ketika Anda mempertaruhkan uang Anda ke suatu instrumen investasi, katakanlah saham di pasar modal atau peer to peer lending seperti ketika Anda bertaruh siapa yang akan menang antara Real Madrid atau Barcelona dalam pertandingan El Clasico, itu artinya Anda tidak berinvestasi.

Jangan pernah berjudi atau berspekulasi saat berinvestasi. Berinvestasilah berdasarkan pengetahuan dan pemahaman dari segala informasi yang berkaitan yang bisa Anda pelajari.

Juga, keputusan yang Anda ambil saat berinvestasi harus siap dipertanggung jawabkan menurut tingkat risiko dan berkomitmen padanya untuk sementara waktu.

Tidak Menjadikan Riset Sebagai Hal Kunci

Banyak orang yang merugi karena tidak mempertimbangkan hal-hal inti dan menjadikannya sebagai sebuah riset. Sebaiknya, sebelum mulai berinvestasi, pastikan Anda sudah melakukan riset terhadap jenis investasi yang diminati.

Umumnya, riset membantu investor untuk memahami instrumen atau produk investasi yang diminati serta segala risiko yang berkaitan dengannya. Tidak melakukan riset sebelum berinvestasi sama saja seperti tidak mempersiapkan senjata saat pergi ke medan tempur.

Apabila Anda berniat berinvestasi di pasar saham, lakukan riset terhadap data perusahaannya, bagaimana perencanaan bisnisnya, hingga tingkat pasarnya. Apabila berinvestasi di peer to peer lending misalnya di KoinWorks, lakukan riset terhadap pinjaman lewat factsheet yang bisa diunduh.

Di dalam factsheet tersebut terdapat data mengenai peminjam mulai dari tujuan pinjaman, karakter, hingga performa keuangan.

Cari tahu juga informasi mengenai Peminjam lewat performa bisnis online-nya, dan data-data lain yang bisa Anda dapatkan.

Dengan begitu, Anda bisa memahami seberapa besar risiko yang harus ditanggung untuk mendapatkan keuntungan yang ada. Juga, Anda bisa lebih berhati-hati dalam menginvestasikan dana yang dimiliki agar tidak melakukan kesalahan investasi.

Tidak Mempertimbangkan Jangka Waktu

Ini dia kesalahan investasi selanjutnya yang perlu Anda hindari. Sebaiknya, pertimbangkan jangka waktu sebelum berinvestasi. Beragam jenis investasi memakan waktu beberapa periode agar pokok dana investasi Anda kembali sepenuhnya beserta bunganya.

Anda dituntut untuk berkomitmen menurut jangka waktunya. Bila Anda kira-kira membutuhkan dana investasi tersebut dalam jangka waktu dekat, sebaiknya jangan diinvestasikan seluruhnya.

Selain itu, apabila Anda memiliki target dalam jangka waktu tertentu, misalnya menggunakan keuntungan investasi untuk menyekolahkan anak di masa mendatang, maka memilih investasi dengan jangka waktu yang tepat bisa membatu mewujudkan target jangka panjang Anda.

Tidak Mendiversifikasi Dana Investasi

Apabila seorang investor menempatkan seluruh dana investasinya di satu tempat saja, maka sudah dipastikan investor tersebut akan mengalami kerugian yang luar biasa apabila investasinya merugi. Oleh karena itu, kesalahan investasi ini wajib Anda hindari.

Sebaliknya, diversifikasi sangat penting untuk dilakukan apapun instrumen investasi yang dituju. Selain membagi tingkat risiko yang harus ditanggung oleh dana investasi, diversifikasi juga memperluas peluang untuk mendapatkan keuntungan.

Di peer to peer lending misalnya, apabila Anda mengalokasikan seluruh dana investasi Anda pada satu peminjam dan apabila peminjam tersebut gagal bayar, maka tentu saja dana investasi tersebut akan merugi.

Maka, sebaiknya Anda mengalokasikan dana investasi yang dimiliki ke beragam peminjam dengan tingkat risiko yang beragam, tujuan peminjaman, hingga tenor.

Tidak Menyeimbangkan Keuntungan dengan Risiko

Kesalahan investasi terakhir dalam daftar ini adalah bahwa kebanyakan investor pemula lebih mengutamakan pertimbangan pada keuntungan tanpa menganalisa risiko yang ada di baliknya.

Padahal, setiap keuntungan yang diharapkan pasti disertai dengan tingkat risiko. Apabila sebuah jenis investasi menawarkan keuntungan yang menarik, pertimbangkan juga risiko yang ada di baliknya.

Juga, hitung berapa nominal uang yang siap Anda tanggung apabila investasi merugi. Dan perlu diingat, jangan pernah menginvestasikan nominal uang yang Anda sendiri tidak siap kehilangannya apabila merugi.

Selalulah ingat bahwa tidak ada keuntungan apabila tidak disertai dengan risiko yang harus ditanggung. Maka dari itu, seimbangkan keuntungan dengan risiko setiap kali Anda berinvestasi.[]

 

 

Share :