KONSULTASI : OSS (08116774642), SIPEKA (081325778089), WHATSAPP PENGADUAN (082110997721)   |    dpmptsp@bantenprov.go.id

Investasi di Kawasan Industri Keuntungan bagi Investor dan Daerah

Investasi di Kawasan Industri Keuntungan bagi Investor dan Daerah

Pertumbuhan investasi di sektor industri terus meningkat. Hal ini terlihat penyerapan tenaga kerja di Banten. Di tahun 2019 saja, kegiatan penanaman modal di Banten berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 48.258 orang. Sektor industri terbilang paling dinamis dalam menghasilkan pendapatan daerah. Sebab sektor ini terdiri dari sub-sub sektor yang mampu menghasilkan barang dan jasa dengan nilai tambah tertentu.

Untuk membangun kondusifitas dari makin bertambahnya jumlah pertumbuhan investasi di sektor industri tersebut, pemerintah terus mendorong dengan berbagai kebijakan yang pro terhadap investasi, salah satunya melalui paket kebijakan jilid II & III. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rl telah menerapan pengurusan izin investasi tiga jam di kawasan Industri semenjak awal November 2015. calon investor yang akan menanamkan modalnya di kawasan industri cukup mengantongi izin komitmen untuk memulai proyek di Indonesia Selama ini, ini, calon investor di kawasan industri membutuhkan waktu 8 hari untuk mengurus izin badan usaha dan 526 hari mengurus izin waktu tiga jam. Tidak hanya mendapat izin prinsip, dalam waktu singkat tersebut, investor mendapat pengesahan akta pendirian perusahaan konstruksi. Pemerintah menjanjikan, proses perizinan akan rampung dalam an dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Kebijakan BKPM Rl tersebut sudah tepat. langkah uji coba tersebut bagian dari upaya melokalisasi investor agar melakukan kegiatan penanaman modal pada wilayah yang sudah disediakan. Sehingga tidak menganggu tata ruang daerah yang sudah dicanangkan.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten terus mendorong agar investor yang bergerak dibidang industri melakukan investasi di kawasan industri. Sebab, selain mempermudah proses perizinan, melakukan kegiatan penanaman modal sesuai dengan area yang sudah ditetapkan akan menjaga iklim dan daya saing investasi daerah.

Keuntuangan itu misalnya, investor tidak perlu mengurusi izin lokasi, izin gangguan dan pengesahan rencana tapak bangunan, serta pengelola Kawasan Industri akan memfasilitasi perizinan dan hubungan industrial, seperti Izin mendirikan bangungan (IMB), penyambungan listrikdan Iain- lain.

Sebagai perbandingan, selama ini investor di luar kawasan Industri membutuhkan waktu selama delapan hari untuk mengurus perizinan badan usaha. Ini masih ditambah pengurusan 11 izin untuk melakukan konstruksi yang membutuhkan waktu 526 hari. Jika investasi dilakukan di dalam Kawasan Industri, waktu yang dibutuhkan untuk mengurus perizinan badan usaha adalah 8 hari, sedangkan 11 perizinan lainnya tidak diperlukan karena perizinan-perizinan tersebut dikecualikan bagi perusahaan yang berusaha di Kawasan Industri.

Kemudahan proses perizinan berinvestasi di kawasan diharapkan dapat meningkatkan animo berinvestasi, sehingga laju pertumbuhan ekonomi, khususnya di Banten kembali menggeliat. Selain itu, untuk menarik minat para investor agar mau menanamkan modalnya di Banten, pemetaan wilayah investasi adalah sebuah keharusan. Tujuannya, agar investor mengenal betul potensi yang tersimpan di investor yang hendak menanamkan modalnya di Banten, harus diberikan arahan dan gambaran umum tentang potensi investasi di Banten
Share :