KONSULTASI : OSS (08116774642), SIPEKA (081325778089), WHATSAPP PENGADUAN (082110997721)   |    dpmptsp@bantenprov.go.id

Luar Biasa saat Pandemi Virus Corona Investasi di Provinsi Banten Justru Tumbuh

Luar Biasa saat Pandemi Virus Corona Investasi di Provinsi Banten Justru Tumbuh
Gubernur Provinsi Banten, Wahidin Halim, menyatakan investasi di wilayahnya tetap tumbuh, meski diterpa pandemi virus corona.

Hal itu ditunjukkan dengan nilai investasi pada Triwulan III 2020 di Banten yang mencapai Rp 21,5 tiliun.

Wahidin menjelaskan, capaian ini karena beberapa upaya untuk menarik yang telah dilakukan Pemprov Banten.

Di antaranya, keterbukaan informasi, kemudahan layanan perizinan, hingga penerapan berbagai platform digital/aplikasi untuk memudahkan investor berinvestasi di Banten.

Selain itu, upaya peningkatan berbagai infrastruktur baik jalan dan meningkatkan pelayanan publik lainnya.

Beberapa sektor yang dilirik investor untuk berinvestasi di Banten, yakni pertanian, perkebunan, peternakan, kelautan dan infrastruktur.

Investasi tersebut tersebar di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten.

"Dengan mempromosikan pertumbuhan ekonomi di Banten dan meningkatnya investasi, maka akan mempercepat upaya pemulihan ekonomi di saat pandemi ini," kata Wahidin dalam rilisnya yang diterima

Wahidin meyakini target investasi sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten sebesar Rp 49 triliun akan tercapai pada akhir tahun ini.


Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, Mahdani mengatakan realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) untuk Provinsi Banten telah mencapai Rp 12.3 triliun.

Penanaman modal itu tersebar di 1.345 proyek dengan penyerapan 11.868 pekerja.

Nilai tersebut menjadikan Provinsi Banten berada di posisi pertama di tingkat nasional untuk realisasi PMDN pada Triwulan III 2020.

"Insya Allah target invetasi tahun 2020 sebesar Rp 49 triliun tercapai, tinggal Rp 6 triliun. Masih ada ada waktu tiga (3) bulan lagi, triwulan IV 2020," kata Mahdani.
Share :