KONSULTASI : OSS (08116774642), SIPEKA (081325778089), WHATSAPP PENGADUAN (082110997721)   |    dpmptsp@bantenprov.go.id

BKPM Catat Realisasi Investasi Banten Triwulan 1 2021 Lampaui Target

BKPM Catat Realisasi Investasi Banten Triwulan 1 2021 Lampaui Target
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) di Provinsi Banten melampaui target pada Triwulan I 2021.

Nilai investasi di Provinsi Banten sebesar Rp14,78 triliun dengan 2.898 proyek atau sebesar 28,22 persen dari target investasi sebesar Rp51,30 triliun.

Berdasarkan realisasi investasi tersebut, Provinsi Banten menempati posisi peringkat ke-6 untuk Penanaman Modal Asing (PMA) dengan realisasi sebesar Rp7,81 triliun.

"Di awal Triwulan 1 Ini kami telah mencapai 28,22 persen dari Target pada 2021 sebesar Rp51,30 Trilliun.

Ini progres yang sangat positif jika dibanding tahun 2020," kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Mahdani secara tertulis.
Mahdani menyebut Untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Provinsi Banten menempati posisi ke-5 dengan realisasi sebesar Rp6,97 triliun dan 1.914 proyek setelah Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah.

Berdasarkan time series realisasi investasi dari tahun 2018-202, realisasi penanaman modal triwulan I Tahun 2021 dibanding triwulan I sebelumnya rata-rata mengalami perkembangan yang fluktuatif. 
Hal ini dapat terlihat dari tahun 2018 realisasi investasi sebesar Rp15,5 triliun, tahun 2019 sebesar Rp12,50 triliun, tahun 2020 sebesar Rp.6,87 triliun, dan tahun 2021 sebesar  Rp14,78 triliun.

Adapun realisasi investasi Provinsi Banten ditopang beberapa sektor unggulan antara lain industri kimia dan farmasi, perumahan, kawasan industri, dan perkantoran, konstruksi, industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatan lainnya dan transportasi, gudang serta telekomunikasi.

Mahdani menambahkan, dari sebaran investasi semester Januari-Maret Tahun 2021, nilai investasi tertinggi berada di Kota Cilegon. 

"Cilegon memiliki nilai investasi sebesar Rp5,39 triliun dengan 134 proyek, Cilegon berada dalam posisi pertama," jelas Mahdani lagi.

Sementara itu berdasarkan negara asal investasi, negara Thailand menempati urutan pertama sebagai negara dengan investasi terbanyak di Indonesia.

Adapun realisasi investasi negara Thailand di Indonesia sebesar 223.032 ribu dolar AS atau 22,02 persen, selanjutnya Korea Selatan dengan realisasi 147.929 ribu dolar AS atau 16,60 persen, Singapura dengan realisasi 60.812 ribu dolar AS atau 6,00 persen, Malaysia dengan realisasi 50.268 ribu dolar AS atau 4,96 persen, dan RRT dengan realisasi 5,512 ribu dolar AS atau 1,53 persen..

Share :