KONSULTASI : OSS (081384827079), SIPEKA (081325778089), PENGADUAN (082110997721)   |    dpmptsp@bantenprov.go.id

Jakarta Bakal Lewat, Tangerang Lagi Bangun Kota Baru Raksasa!

Jakarta Bakal Lewat, Tangerang Lagi Bangun Kota Baru Raksasa!

Dalam 10 tahun ke depan, di sisi barat pesisir pinggir Jakarta akan bermunculan kota baru dengan luas ribuan hektare. Pesisir Pantau Utara (Pantura) Kabupaten Tangerang, Banten sudah disiapkan sebagai kawasan kota baru sampai 2031.

Artinya proyek Kota Baru PIK2 yang saat ini sedang dikerjakan di kawasan Salembaran dan Dadap, Tangerang Banten, hanya sebagian kecil dari rencana pengembangan kawasan yang disebut "Perkotaan Baru".

Pada 2010 Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah dapat izin dari Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional (BKPRN) untuk mereklamasi 9.000 hektare di pesisir Pantura Tangerang. Hal ini untuk mendukung pembangunan kota baru Tangerang di Pantura melalui reklamasi yang total garis pantainya 51 km.

Pada brosur-brosur pengembangan PIK2 yang beredar, muncul foto-foto yang menunjukkan, bahwa pengembangan PIK2 akan terus meluas sampai sisi paling barat Pantura Tangerang yang akan direklamasi antara lain Reklamasi memanjang dari Dadap (Kosambi), Cituis (Pakuhaji), Tanjung Pasir (Teluk Naga), Tanjung Kait (Mauk), hingga Kronjo. 

Ihwal pengembangan kota baru di pinggir barat wilayah Jakarta atau persisnya di Pantura Tangerang bukan isapan jempol belaka. Rancangan ini sudah ada sejak 10 tahun lalu, melalui Perda Kabupaten Tangerang Nomor 13 tahun 2011 tentang rencana tata ruang wilayah kabupaten Tangerang 2011-2031.

Pada pasal 7 sangat jelas, terungkap bawah Kabupaten Tangerang tak hanya sebagai pusat kegiatan industri, permukiman, tapi juga pengembangan kawasan perkotaan baru Pantura

Pasal 8 pada poin (4), menjelaskan strategi pengembangan Kawasan Perkotaan Baru Pantura meliputi antara lain :

a. melaksanakan reklamasi sepanjang pantai Utara Kabupaten dengan memperhatikan ekosistem sekitarnya; dan

b. membangun dan mengintegrasikan infrastruktur pendukung reklamasi pantai Utara dengan wilayah daratan Kabupaten.

"Kawasan Perkotaan Baru Pantura adalah pengembangan lahan reklamasi dan kawasan daratan pantai secara terpadu di wilayah pantai Utara Kabupaten Tangerang," jelas Perda yang diteken oleh Bupati Kabupaten Tangerang pada waktu itu Ismet Iskandar.

Saat CNBC Indonesia mengonfirmasi kepada Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat ini, soal reklamasi 9.000 hektare untuk pesisir Pantura Tangerang yang izinnya sudah dikantongi pemda untuk dikembangkan lebih lanjut, Ia menegaskan "belum ada permohonan" dari pengembang ke pemerintah Kabupaten Tangerang.

Luas PIK2 Kini Belum Seberapa

Pengembangan kawasan perkotaan baru di pesisir Panturan Tangerang bila terealisasi seluruhnya akan sangat megah. Artinya proyek PIK2 seluas 2.650 hektare yang saat ini sedang dibangun persis di pinggir perbatasan Jakarta di sekitar Dadap dan Salembaran, Kecamatan Kosambi, Tangerang, Banten, luasnya belum seberapa dari rencana tata ruang pemerintah kabupaten Tangerang

Sayangnya CEO PIK2 Richard Halim Kusuma saat dikonfirmasi CNBC Indonesia, mengenai rencana pengembangan PIK2 ke depan, belum merespons, sampai berita ini diturunkan.

PIK2 dikembangkan oleh Agung Sedayu Group, dalam laman resminya, perusahaan menyebutkan kawasan yang mereka kembangkan PIK2 sebagai "The New Jakarta City" yang merupakan kerja sama duo raksasa Agung Sedayu Group & Salim Group.

Kedua grup besar ini berkolaborasi dalam pengembangan proyek PIK2. PIK2 adalah pengembangan besar-besaran yang akan mencapai sekitar 2.650 hektare untuk kawasan bisnis hingga hunian rumah dan apartemen dan lainnya

Share :