Rahasia Sukses Membeli Rumah Untuk Investasi


Kita pasti pernah mendengar cerita orang-orang yang beruntung dalam transaksi jual beli properti, khususnya perumahan.  Kita juga pernah mendengar cerita sepasang sejoli yang kesulitan membayar cicilan uang KPR (Kredit Pemilikan Rumah) akhirnya menyerah dan menjual rumah mereka melalui proses over kredit.

Kedua tipe pembeli tersebut jarang yang memulai bisnis dengan bujet terbatas. Lantas mengapa ada seorang pembeli rumah yang sukses dan ada pula yang gagal dalam jual beli properti? Hal tersebut banyak dipengaruhi oleh rahasia sederhana ketika hendak membeli rumah. Beberapa hal dibawah ini, dikutip dari Domain.com.au akan memandu Anda menuju langkah sukses membeli rumah.

1. Lakukan riset pasar

Jika Anda berencana membeli properti untuk disewakan, pahami dulu tren pasar yang sedang berlangsung. Buka mata Anda lebih lebar, pahami potensi keuntungan dan kerugian dengan banyak berkonsultasi dengan para ahli.

Semakin banyak riset yang dilakukan maka kesempatan bisnis Anda berhasil akan semakin besar. Misalnya pada 2015 kondisi perekonomian disusul properti sedang mengalami kelesuan, maka ini saat yang tepat untuk Anda memanfaatkan potongan harga dan promo sebanyak-banyaknya.

Biasanya di tengah kondisi pasar yang sepi pembeli, pengembang akan berupaya menarik minat konsumen.

2. Pilih lokasi yang prospektif

Istilah prospektif bukan tak harus selalu identik dengan kisaran harga sangat mahal ataupun sangat murah. Biasanya hal ini lebih identik dengan daerah dimana banyak orang yang tertarik untuk bertempat tinggal di sana dengan berbagai macam alasan.

Carilah lokasi yang memiliki daya tarik yang spesial, ataupun dekat dengan transportasi umum seperti commuter line, sekolah, rumah sakit dan pusat perbelanjaan.

Anda harus menyocokkan bujet yang dimiliki dengan daerah yang sedang dicari banyak orang untuk bertempat tinggal.

3. Konsultasi sebelum ajukan KPR

Untuk menemukan pinjaman kredit pinjaman rumah atau KPR, Anda perlu melakukan pemilihan lembaga perbankan yang tepat. Tidak ada salahnya untuk Anda berkonsultasi dengan broker independen untuk mencari bank yang di rekomendasikan.

Biasanya mereka tak hanya sekadar memberi informasi promo KPR dan beberapa bank, namun juga memberi gambaran plus minus yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

4. Jangan terlalu ambisius – tetap berpatokan pada rental yield

Berdasarkan pengalaman para jutawan properti, Anda harus memahami bahwa bisnis ini tetap membutuhkan waktu agar mencapai pendapatan tinggi setiap bulannya. Begitu pula ketika Anda hendak menentukan tarif sewa yang sesuai.

Umumnya, cara paling tepat untuk memberikan banderol harga adalah dengan berpatokan pada rental yieldRental yield adalah pemasukan per tahun yang didapat berbanding dengan harga jual. 

5. Pertimbangkan lokasi di luar area tempat tinggal

Kebanyakan investor mencari properti yang lokasinya berdekatan dengan tempat tinggal. Sayangnya, tidak semua lokasi yang dekat tempat tinggal adalah tempat yang prospektif.

Poin plusnya, mungkin Anda bisa dengan mudah mengecek kondisi bangunan setiap saat. Namun tugas tersebut sebenarnya bisa Anda serahkan kepada agen properti.

Coba lirik area yang lebih luas dari tempat tinggal Anda, cara ini juga akan memberi nilai yang lebih aman untuk aset investasi.

6. Lakukan penawaran harga

Sebagai investor yang membeli properti untuk disewakan, Anda harus melakukan negosiasi harga seperti halnya menjadi pembeli properti pertama kali. Lakukan penawaran harga yang rendah dan jangan dengan mudah meninggikan peanwaran.

Ada banyak cara untuk memahami pasar sebelum melakukan negosiasi. Perkaya pengetahuan Anda seputar prospek dan kenaikan harga di kawasan tersebut. []


Jadwal Sholat


Prakiraan Cuaca


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan